Tampilkan postingan dengan label Natal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natal. Tampilkan semua postingan
0

Forum Terbuka :: RE: Mengapa umat Kristen merayakan Natal pada tgl 25 Desember?

harboot Selasa, 03 Januari 2012 , , , , , ,

agustinus_ok02

Joined: 08 Sep 2007
Posts: 275

Pertama, agama Katolik bukan agama buku
Tidak semua ajaran Kristus tertulis di Alkitab.
masalahnya perayaan Natal pun juga tidak ada di Tradisi Lisan (Tradisi Suci) dari Para Rasul.
Jadi dpt perintah dari siapa merayakan ibadah Natal?

ajaran Katolik yg ditetapkan oleh Magisterim (sbg pelayan Firman Tuhan) tidak bertentangan dgn Alkitab.
Kalau Alkitab menyatakan teguran terhadap perbuatan ibadah yg tidak diperintahkan Allah, lalu Kristen malah menyuruh melakukannya (melakukan ibadah yg tidak diperintahkan Allah), masih bisakah disebut "tidak bertentangan"?

Sekarang tanya saja kepada temanmu itu, kenapa tindakan memuji,menyembah atau memuliakan Allah walaupun tidak diperintahkan oleh Allah pasti sia-sia? Darimana dia tahu bahwa itu sia-sia?
"Kitab suci mu sendiri yg menyatakan hal tsb sia2, silahkan lihat di kitab sucimu sendiri yakni di Matius 15:9"
demikian kira2 jawabannya.

jadi dia tau hal itu sia2 dari Matius 15:9.

Matius 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

Mathew 15:9 And in vain they worship Me, Teaching as doctrines the commandments of men.?"
tiga point yg aku tebalkan yg menjadi dasar keberatan si non Kristen tsb.

hwijaya

Joined: 05 Feb 2008
Posts: 897
Location: USA

Commandments of men. The doctrines and commandments here reprehended, are such as are either contrary to the law of God, (as that of neglecting parents, under pretence of giving to God) or at least are frivolous, unprofitable, and no ways conducing to true piety, as that of often washing hands, &c. without regard to the purity of the heart.

But as to the rules and ordinances of the holy Church, touching fasts, festivals, &c. these are no ways repugnant to, but highly agreeable to God's holy word, and all Christian piety; neither are they to be counted among the doctrines and commandments of men, because they proceed not from mere human authority, but from that which Christ has established in his Church; whose pastors he has commanded us to hear and obey, even as himself. (Luke x. 16.; Matthew xviii. 17) (Challoner)

Sumber: http://haydock1859.tripod.com/id33.html

Jadi lihat konteksnya, temanmu itu jangan asal intepretasi.

shmily
Penghuni Ekaristi

Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3538
Location: Ekaristi.org

Salam,
Ada pertanyaan dari org non Kristen (dulu nya Kristen, namun kemudian berpindah menjadi non Kristen) yg nanya begini:

agama apakah dia sekarang ?
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.

agustinus_ok02

Joined: 08 Sep 2007
Posts: 275

Jawaban yg dimiringkan itu jawaban si non Kristen.


Islam...

Dan FYI bagi Islam pun,merayakan ulang tahun,haram hukumnya.
Ini sekaligus utk mananggapi argumen mu2s:

Jadi mulai dari sekarang kamu pun jangan merayakan ulang tahun mu, dalam bentuk apapun, baik itu hanya dalam ucapan syukur saja karena itu bukan perintah dari Allah.

menurut dia pun: merayakan ulang tahun haram hukumnya menurut Islam.

Bahkan dia bilang, perayaan Maulid nabi (peringatan hari lahir muhammad/ hari ulang tahunnya muhammad) pun termasuk bidah. Katanya di Arab, yg menerapkan syariat Islam, tidak ada tuh yg namanya perayaan Maulid Nabi. Hari Raya keagamaan Islam katanya cuma Idul Fitri, dan Idul Adha.
Di Indonesia sebenarnya juga banyak ulama yg menolaknya, namun krn sudah membudaya, dan tdk memakai sistem Islam, jadinya dibiarkan, spt budaya tahlilan, peringatan 100 hari, dll, yg sebenarnya merupakan bidah.

Commandments of men. The doctrines and commandments here reprehended, are such as are either contrary to the law of God, (as that of neglecting parents, under pretence of giving to God) or at least are frivolous, unprofitable, and no ways conducing to true piety, as that of often washing hands, &c. without regard to the purity of the heart.

But as to the rules and ordinances of the holy Church, touching fasts, festivals, &c. these are no ways repugnant to, but highly agreeable to God's holy word, and all Christian piety; neither are they to be counted among the doctrines and commandments of men, because they proceed not from mere human authority, but from that which Christ has established in his Church; whose pastors he has commanded us to hear and obey, even as himself. (Luke x. 16.; Matthew xviii. 17) (Challoner)


Mathew 15:9 And in vain they worship Me, Teaching as doctrines the commandments of men.?"
Bukankah "worship Me (God)" juga highly agreeable to God's holy word, and all Christian piety", lantas mengapa to "Worship Me(God)" menjadi sia2(vain)?
hal ini krn "bukan perinah dari Allah"
Demikian jawaban si non Kristen tsb.

not from mere human authority, but from that which Christ has established in his Church;
Jadi dpt perintah dari siapa merayakan ibadah Natal?
Silahkan jawab to the point, kenapa bagian ini ga bisa dijawab-jawab? apakah kalian takut mengakui kalau itu (perayaan Natal) memang cuma perintah manusia dan bukan perintah dari Allah?

shmily
Penghuni Ekaristi

Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3538
Location: Ekaristi.org

Jawaban yg dimiringkan itu jawaban si non Kristen.


Islam...

tolong tanya atas dasar apa ia men-debat bahwa perayaan NAtal bukan perintah Tuhan ?
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.

agustinus_ok02

Joined: 08 Sep 2007
Posts: 275

hwijaya

Joined: 05 Feb 2008
Posts: 897
Location: USA

(1) Tidak ada perintah Tuhan di Kitab Suci, maupun Tradisi Suci dari Para Rasul yg mermerintahakan perayaan Natal,
(2) Dan Yesus, dlm Kitab Suci mengecam sesuatu ibadah kpd Allah yg tidak berdasarkan perintah Tuhan sebuah sbg sebuah kesia-sian (Matius 15:9).

Katolik bukan agama buku. Ada Tradisi Suci, ada Magisterium (Bapa-bapa Gereja), yg meneruskan ajaran dari para rasul. Natal dirayakan pertama kali sekitar abad ke-4 (CMIIW) yg ditentukan oleh Bapa-Bapa Gereja (Magisterium).

Baca disini: http://www.newadvent.org/cathen/03724b.htm

Jadi dpt perintah dari siapa merayakan ibadah Natal?
Silahkan jawab to the point, kenapa bagian ini ga bisa dijawab-jawab? apakah kalian takut mengakui kalau itu (perayaan Natal) memang cuma perintah manusia dan bukan perintah dari Allah?

Sudah dijawab diatas, seperti juga teman-teman disini berusaha menjelaskannya. Kita tidak pernah takut mengakui ajaran Bapa Gereja, karena (sudah berkali-kali diulang), Katolik bukan agama Buku.

Teman-mu sendiri kelihatannya model Islam yg ajarannya tidak selaras dgn yg di Indonesia.

shmily
Penghuni Ekaristi

Joined: 26 Oct 2005
Posts: 3538
Location: Ekaristi.org

tolong tanya atas dasar apa ia men-debat bahwa perayaan NAtal bukan perintah Tuhan ?

Atas dasar:
(1) Tidak ada perintah Tuhan di Kitab Suci, maupun Tradisi Suci dari Para Rasul yg mermerintahakan perayaan Natal,
(2) Dan Yesus, dlm Kitab Suci mengecam sesuatu ibadah kpd Allah yg tidak berdasarkan perintah Tuhan sebuah sbg sebuah kesia-sian (Matius 15:9).

Berarti dia HARUS terlebih dahulu :

1) mengakui Kitab Suci umat Kristen berisi perintah Tuhan
2) mengakui Tradisi Suci juga adalah ajaran Para Rasul juga merupakan perintah Tuhan
3) mengakui bahwa Yesus pun mengajarkan perintah Tuhan

fakta di sini : dikatakan Kitab Suci orang Kristen sudah terkontaminasi, tidak sesuai dengan aslinya, dan menjadi bukti Allah tidak menjaganya dari kesalahan. Mengapa ia masih menggunakannya sebagai dasar ?

Tradisi Suci para Rasul yang ada dalam Gereja Katolik, tidak pernah dijadikan dasar bagi orang muslim untuk berargumentasi terkait dengan perintah Tuhan, karena mereka menganut Sola Scriptura. mengapa sekarang ia menggunakannya sebagai dasar ? (ini dari kamu atau dari teman kamu ?)

Jika ia percaya Yesus mengajarkan perintah Tuhan dan ia mengutipnya dari Kitab Suci, maka ia HARUS percaya seluruh ajaran dan perintah-Nya termasuk di antaranya dibaptis. karena bila tidak, maka ia HARUS membuktikan bahwa yang ia tidak percayai adalah kesalahan. (ITU ARTINYA dia HARUS memiliki NASKAH INJIL yang ASLI)
_________________
Salam dan doa
F A Q Belajar Bersama Kanon 7 Sakramen

Psalms 119:159 See how I love your precepts, LORD; in your kindness give me life.


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum

View the original article here

0

Forum Terbuka :: RE: Seorang Muslim bawa renungan di Malam Natal


sekar

Joined: 21 Jun 2010
Posts: 10

bukankah umat Katolik awam saja tidak boleh memberikan/mengisi homili

nah ini? Kaget Deh

27 Desember 2011

Seorang Muslim warga Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten, Jawa Tengah, Udi Prasojo, didaulat Romo Vincentius Kirjito mengisi sepenggal renungan mengenai kebersihan lingkungan di wilayah tersebut, saat renungan misa Natal di gereja setempat, Sabtu (24/12) malam, seperti dilansir metrotv.com.

Udi yang saat misa malam Natal itu menjadi salah satu warga yang turut mengamankan jalannya ibadah tersebut, sontak terkejut saat Romo Kirjito memanggilnya dan mempersilakan untuk berbicara di hadapan sekitar 2.000 umat di Gereja Katolik Paroki Roh Kudus Kebonarum.

Pada kesempatan tersebut, Udi diminta menceritakan pengalamannya menyelamatkan kebersihan sungai dan saluran irigasi dari ?serbuan? sampah rumah tangga yang dibuang oleh warga setempat.

?Rumah saya yang berada tepat di samping saluran irigasi, dan otomatis setiap hari saya melihat sampah-sampah memenuhi saluran tersebut. Akhirnya saya dan warga berinisiatif untuk membersihkannya. Tentu saja saat membersihkan sampah tersebut saya menggerutu, tetapi lama-lama saya berfikir untuk apa menggerutu, lebih baik berzikir,? katanya.

Ribuan umat di gereja tersebut langsung bertepuk tangan mendengar penuturan Udi. Tak hanya Udi yang didaulat oleh Romo Kirjito menuturkan pengalaman dan perjuangannya membersihkan sungai dan saluran irigasi di sekitar gereja tersebut dari sampah, tetapi ada dua orang lagi yang menyampaikan hal serupa.

Setelah itu Romo Kirjito meminta kepada seluruh umat agar mendoakan Udi dan orang-orang yang telah berbuat positif dalam mengupayakan kebersihan lingkungan, terutama sungai dan saluran irigasi agar terbebas dari sampah dengan membaca Salam Maria.

Saat Misa Malam Natal, paroki itu memilih tema: ?Kebersihan lingkungan, terutama menyangkut kebersihan air di sekitarnya.?

Romo Kirjito dalam khotbahnya mengatakan bahwa air merupakan unsur luar biasa yang sangat dibutuhkan semua makhluk, tak terkecuali Allah yang lahir dari kandungan Maria.

?Pada saat bumi masih gelap gulita, roh Allah melayang-layang di atas air. Air pun sangat luar biasa, karena selama di dalam kandungan Maria, Allah adalah air. Jadi sebenarnya kalau kita melihat air, kita merasakan roh Allah. Marilah kita mencari jati diri dari roh Allah dengan memanfaatkan air sebaik-baiknya,? katanya.

Sumber: cathnewsindonesia
http://www.cathnewsindonesia.com/2011/1 ..n-di-malam-natal/

hwijaya

Joined: 05 Feb 2008
Posts: 897
Location: USA

Mungkin kitab Hukum Kanonik romo tsb sudah dibuang?

767 ? 1 Di antara bentuk-bentuk khotbah, homililah yang paling unggul, yang adalah bagian dari liturgi itu sendiri dan direservasi bagi imam atau diakon; dalam homili itu hendaknya dijelaskan misteri- misteri iman dan norma-norma hidup kristiani, dari teks suci sepanjang tahun liturgi.

? 2 Dalam semua Misa pada hari-hari Minggu dan hari-hari raya wajib yang dirayakan oleh kumpulan umat, homili harus diadakan dan tak dapat ditiadakan, kecuali ada alasan yang berat.

davidsunrise

Joined: 01 Jan 2008
Posts: 574
Location: Purgatory

Mungkin kitab Hukum Kanonik romo tsb sudah dibuang?

767 ? 1 Di antara bentuk-bentuk khotbah, homililah yang paling unggul, yang adalah bagian dari liturgi itu sendiri dan direservasi bagi imam atau diakon;dalam homili itu hendaknya dijelaskan misteri- misteri iman dan norma-norma hidup kristiani, dari teks suci sepanjang tahun liturgi.

? 2 Dalam semua Misa pada hari-hari Minggu dan hari-hari raya wajib yang dirayakan oleh kumpulan umat, homili harus diadakan dan tak dapat ditiadakan, kecuali ada alasan yang berat.

Homili selain pastor, sering juga di abuse dgn menampilkan pembicara:
1. Frater yg belum di tahbiskan menjadi diakon (katanya lagi training khotbah)
2. Suster yg sudah mengikat kaul permanen (sbg ketua panitia/kepala sekolah, dsb)
3. Ketua Dewan Paroki (awam)
4. Ketua ini/itu (awam)
5. Pendeta protestan (awam juga)
6. Awam non-katolik termasuk sambutan walikota, gubernur, kapolda, jendral, dsb yg 99% non-katolik.

Bukan cuma umat aja yg mesti di katekisasi ulang, tapi KWI juga harus memikirkan bagaimana supaya imam2 dan uskup2 itu bisa mengerti dan melaksanakan peraturan liturgi, kalau mereka perduli, tapi saya rasa mereka nggak perduli selama itu dilaksanakan atas nama toleransi beragama dan umat happy2 aja.

Ada 2 kemungkinan dari kasus seorang muslim yg kasih homili:
1. Si pastor tidak mengerti peraturan homili.
2. Si pastor mengerti dan dia menyalahgunakan kekuasaannya.

Mungkin KWI juga kalo dilaporkan kasus spt di atas, saya yakin mereka akan menanggapinya dgn positif: Gereja harus membaur dan ramah dengan lingkungannya supaya kehadiran gereja sebagai kaum minoritas dapat diterima dengan baik oleh para jihadist...even at the expense of abusing the liturgy. Apakah hal ini bisa di justifikasi oleh Vatikan?
_________________
David

Last edited by davidsunrise on Sat, 31-12-2011 6:49 am; edited 1 time in total

staquinas

Joined: 14 Apr 2008
Posts: 1264
Location: Jakarta

Mungkin kitab Hukum Kanonik romo tsb sudah dibuang?

767 ? 1 Di antara bentuk-bentuk khotbah, homililah yang paling unggul, yang adalah bagian dari liturgi itu sendiri dan direservasi bagi imam atau diakon; dalam homili itu hendaknya dijelaskan misteri- misteri iman dan norma-norma hidup kristiani, dari teks suci sepanjang tahun liturgi.

? 2 Dalam semua Misa pada hari-hari Minggu dan hari-hari raya wajib yang dirayakan oleh kumpulan umat, homili harus diadakan dan tak dapat ditiadakan, kecuali ada alasan yang berat.

Semua aturan Gereja kan letaknya di bawah "alasan pastoral"...

Jadi karena "alasan pastoral" itu, bolehlah KHK dilangkahi, supaya umat lebih meresapi tema misa malam itu...

Ah betapa cerdasnya para pastur2 "pastoral" itu...
_________________
Andiamo avanti, il Signore ci aiutera e Maria sua Santissima Madre sta dalla nostra parte.

raydo12

Joined: 24 Oct 2005
Posts: 1464
Location: Jakarta

mau diapakan lagi ?

sudahlah biarkan saja, itu haknya romo, tanggung jawabnya nanti ketika mati. Yang penting Ekaristi nya sah.

Kita doakan saja Malaikat
_________________

When we first come to God in faith, we have nothing in our hands to offer Him. Then He gives us grace to obey His commandments in love, and He rewards us with salvation when we offer these acts of love back to Him

Leonardo76

Joined: 14 Aug 2006
Posts: 401
Location: Batam

Bingung juga hubungan kebersihan lingkungan dengan makna natal : kedatangan Yesus sang Juruselamat ke dunia.

Padahal Tuhan Yesus lahir di kandang betlehem yang kotor Smile

Yah semoga beliau (si romo) tidak melakukan abuse liturgi lagi dan memberikan homili yang baik sesuai dengan tema perikop bacaan yang diangkat.

salam damai Smile


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot vote in polls in this forum

View the original article here

0

Forum Terbuka :: RE: Selamat Natal

harboot Senin, 02 Januari 2012 , , ,
dear all,

Selamat Natal!!

Christ is born for us!
Glory to God in the highest,
and peace on earth,
peace in hearth,

The Son of the Virgin Mary is born for everyone;
He is the Saviour of all.

Veni ad salvandum nos! Come to save us!

Berkah Dalem.
_________________
Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu (Yoh15:16)


View the original article here

 
Copyright 2010 PMKRI Kebayoran